Lewat web resmi mereka pada hari Minggu (3/4), diumumkan bahwa band rock WEAVER memutuskan akan bubar pada 26 Februari, 2023 mendatang, setelah 18 tahun beraktvitas. Rencananya, mereka akan menampilkan konser terakhir mereka di LINE CUBE SHIBUYA pada tanggal 11 Februari, dan di Kobe Kokusai Kaikankokusai Hall pada tanggal 26 Februari 2023.

Alasan di balik bubarnya band mereka adalah karena pandemi COVID-19 saat ini yang membuat band tersebut sulit untuk melakukan aktivitas apa pun, dan akhirnya mereka memutuskan untuk bubar setelah berdiskusi lebih lanjut.

Berikut komentar masing-masing personil:

“Kepada seluruh followers di luar sana, terima kasih banyak telah setia mendukung kami. Ini mungkin pengumuman yang mendadak, namun band WEAVER akan dibubarkan pada bulan Februari 2023 mendatang. Kami telah mendiskusikan hal ini berkali-kali selama setahun terakhir, dan berbagai opsi seperti menunda kegiatan kami. Akan tetapi, kami telah mengambil keputusan ini sehingga masing-masing dari kami bertiga dapat melangkah maju di jalan kami masing-masing dengan pandangan yang positif dan penuh tekad.

Kepada kalian yang baru mengenal kami, mungkin kalian memiliki impian tersendiri pada kami. Memang benar-benar menyakitkan ketika harus mengakhirinya pada puncak yang begitu penting. Namun, kami berharap kalian dapat memahami keputusan kami, yang mana sangat penting untuk kami bertiga.

WEAVER, yang mana kami bentuk saat usia kami masih 15 tahun dan telah berjalan bersama-sama selama 18 tahun, adalah segalanya bagi saya. Pertemuan dan momen berharga dalam hidup saya tidak dapat disangkal telah diberikan kepada saya oleh para personil lainnya, para staf, dan para penggemar. Saya sangat bersyukur.

Dan juga, sebagai konser terakhir kami, berkat dukungan dari tim dan staf kami, kami dapat memutuskan untuk mengadakan konsernya pada 11 Februari, 2023 mendatang di LINE CUBE SHIBUYA, di mana kami tampil konser pertama kali di Tokyo, dan pada 26 Februari, 2023 mendatang di Kobe International Hall, yang juga merupakan tempat sakral kami. Kami akan mengerahkan segala upaya kami dalam segala hal yang kami lakukan sampai hari itu dan menjadikannya tahun untuk mengungkapkan rasa syukur kami.

Terimalah salamku untuk terakhir kalinya sebagai WEAVER.”, tutur Yuji Sugimoto (Vokalis, pianis)

Kami mohon maaf karena mengejutkan Anda dengan pengumuman mendadak ini. Namun WEAVER telah memutuskan untuk bubar setelah konser Februari 2023. Band WEAVER dimulai ketika kami semua adalah siswa baru di sekolah menengah, dan kami telah bersama selama 18 tahun lebih, sejak kami berusia 15 tahun.

Saya pribadi telah menjadi personil WEAVER untuk waktu yang cukup lama dalam hidup saya sehingga saya pikir saya telah lupa bagaimana hidup dengan cara lain. Saya telah menulis lirik untuk sebagian besar lagu dalam band ini dan juga menjadi drummer. Saya telah memberi judul sebagian besar lagu, album, tur, dan saya yakin saya bertanggung jawab atas banyak pesan yang disampaikan band ini.

Saya merasa sedih karena saya tidak dapat lagi menyampaikan pesan yang telah saya sampaikan dengan musik nya WEAVER selama ini. Kami masih memiliki mimpi yang ingin kami wujudkan sebagai sebuah band, dan kami ingin melihat lebih banyak pemandangan lagi bersama kalian semua. Untuk kalian yang sudah menanti dan mendukung kami, kami mohon maaf. Namun, setiap personil telah berpikir positif tentang kehidupan mereka sendiri, dan kami telah mengambil keputusan untuk bubar.

Kami sedang bersiap-siap untuk menampilkan konser untuk satu tahun lagi sehingga kita bisa bersenang-senang bersama lagi untuk terakhir kalinya. Kami berharap kami dapat menyampaikan musik kami, yang hanya dapat kami mainkan sekarang, dengan penuh rasa syukur.

Terima kasih dari lubuk hati saya kepada semua staf yang telah mendukung kami, kepada Sugi dan Okkun yang telah berjalan bersama kami, dan yang terpenting, kepada semua orang yang telah mendukung kami. Saya akan terus melakukan yang terbaik untuk melakukan apa yang bisa saya lakukan di tempat baru ini, bersama dengan hari-hari ketika saya menjadi anggota band ini.”, tutur Toru Kawabe (Drummer)

Untuk kalian semua yang telah mendukung WEAVER, terima kasih banyak atas semua dukungan kalian. Ini mungkin pengumuman yang mendadak, tetapi WEAVER akan bubar sebagai band setelah konser pada bulan Februari, 2023. Saya sangat menyesal dan berat harus menyampaikannya kepada kalian semua yang sangat saya sayangi. Saya benar-benar minta maaf.

Sudah hampir 13 tahun sejak debut kami dan sudah 18 tahun sejak saya bertemu dengan rekan – rekan band ini, dan kami bertiga telah melihat banyak pemandangan bersama – sama. Saya berterima kasih kepada teman-teman saya, keluarga, para rekan – rekan, dan yang terpenting, para penggemar yang telah mendukung kami selama ini.

Musik band ini, yang dimulai sebagai sesuatu yang kami semua nikmati bersama, meskipun buruk dan kacau, entah bagaimana bisa didengar oleh banyak orang, dan sebelum saya menyadarinya, itu bukan hanya kita bertiga lagi. Itu adalah hal yang sangat bahagia, diberkati, dan sesuatu yang membahagiakan. Terima kasih banyak karena selalu ada untuk musik kami.

Tetapi pada saat yang sama, semakin lama band berlangsung, semakin banyak distorsi yang muncul di banyak tempat. Kami menutup mata dan menunda menjawabnya, dan pada saat kami berpikir, “Oh tidak, ini berbahaya, kita harus melakukan sesuatu,” tidak ada cara untuk pulih darinya.

Sebenarnya, saya ingin menunjukkan masa depan WEAVER selama ada orang yang menginginkan lebih. Saya masih ingin melihat banyak pemandangan berbeda bersama mereka. Tapi sebuah band tidak bisa dilanjutkan hanya dengan perasaan satu orang. Untuk kalian semua yang telah mencintai kami, kami mempersembahkan musik kami untuk kalian sebagai yang terakhir kalinya dengan cinta dan rasa terima kasih kami yang tulus.

Kami akan memasukkan semua perasaan masa lalu dan masa kini kami ke dalam musik dan menjadikannya pemandangan terbaik yang pernah ada. Kami harap kalian dapat menyaksikan kami sampai akhir.”, tutur Shota Okuno (Bassis)

WEAVER, adalah band asal Kobe, Jepang yang dibentuk pada tahun 2004. Anggota band ini terdiri dari Yuji Sugimoto, Shota Okuno, dan Toru Kawabe yang semuanya adalah teman satu sekolah sejak berada di bangku sekolah menengah. Kemudian mereka membentuk band dan memulai debut mereka dengan single “Hakuchomu” pada tahun 2009. Dan selama berkarir, band ini dikenal dalam membawakan lagu pengiring untuk anime seperti Yamada and the Seven Witches, Sagrada Reset, dan Revisions.

Animefeed